Dimanamimpiku

jika untuk meraih mimpi sendiri tidak bisa, maka ajaklah orang lain

pesan ayah…


Dahulu kala ada 2 orang kakak beradik. Sebelum ayah mereka meninggal, ia berpesan 2 hal :

  1. Jangan menagih utang kepada orang yang berutang kepadamu
  2. Jika pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukamu terkena sinar matahari

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal, anak sulung yang bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.

Ibunya yang masih hidup menanyakan hal itu kepada mereka.

Anak yang masih bungsu menjawab “ini karena saya mengikuti [esan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih utang kepada orang yang berutang kepadaku, dan sebagai akibatnya modalku susut karena orang yang berutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih.  Juga ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau pulang dari rumah ketoko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong. Sebetulnya jalan kaki saja cukup, tetapi karena pesan ayah demikian, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak”.

Kepada anak sulung yang bertambah kaya, ibunya pun menanyakan hal yang sama.

anak sulung sulung menjawab “ini semua karena saya menaati pesan ayah”.

“karena ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berutang kepada saya, saya tidak memberikan pinjaman kepada orang lain sehingga modal tidak susut. Ayah juga berpesan agar jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko saya tidak boleh terkena sinar matahari. Dengan demikian , saya berangkat ketoko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam. Akibatnya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup. Dengan kebiasaan seperti itu, orang akhirnya tahu dan tokoku menjadi laris karena mempunyai jam kerja lebih lama.

Bagaimana dengan anda??

Kisah diatas menunjukan bagaimana sebuah kalimat ditanggapi dengan persepsi yang berbeda jika kita melihat dengan positive attitude, segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan menuju kesuksesan tetapi kita kadang terhanyut dalam kesulitan karena rutinitas kita.

berusahalah melakuakan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa…”

–         jehns lehman, No. 1 Goalkeeper 2007 (FIFA 2007) and the best motivator in arsenal (arsene wenger, mei, 2007)

“Super great memory”, Irwan widiatmoko

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: